Minimarket Palugada

MINIMARKET PALUGADA

Sering kali orang bingung pada saat akan memulai buka usaha atau membuka Minimarket.
Pertanyaannya anda pingin Minimarket yang sepesialisasi atau yang Palugada (apa lu mau gua ada)?

Saya mencoba mengamati bisnis-bisnis skala kecil dan besar yang ada di sekitar kita. misalkan rumah makan Padang, boleh di bilang hampir semua orang yang membuka rumah makan padang sukses, bahkan sebagian sudah menjadi bisnis besar dan di Franchisekan seperti  RM Padang “Sederhna”.
Bisnis rumah makan Padang kalau saya bilang bisnis rumah makan Palugada, kenapa? coba kita amati yang mereka jual  semua aneka lauk pauk ada, mau ynag pedas ada, mau yang gak pedas ada, mau ayam pop ada, ayam goreng ada, ikan ada, mau daging ada, mau sayur ada mau sop ada.
Nah coba sekarang kita di posisi sebagai konsumen, pada saat pingin makan tapi bingung mau makan apa, pasti kita akan ke rumah makan padang, kenapa? karena ya tadi itu banyak pilihan dan cepat.
Lain halnya coba kita buat rumah makan yang masakannya spesial SOTO, misalkan soto Medan, sudah di pastikan bahwa orang yang mau makan ke tempat tersebut ingin makan soto, karena tidak ada pilihan makanan yang lain.  berarti target konsumenya lebih sedikit, tidak semua orang makan soto, dan beberapa orang punya kecenderungan untuk menghindari makanan yang bersantan.dll.
Tapi kenapa ada rumah makan yg jual soto saja  kok rame?, ya karena pertama sotonya enak,kedua sudah lama buka dan sudah dikenal orang bertahun tahun. Tapi sekarang coba kita amati semua penjual soto yang ada di sekeliling kita berapa banyak dan apakah semua rame?
Jika Anda pingin masuk di bisnis yang sepesialisai harus punya keistimewaan dan benar-benar beda dengan yang sudah ada, kalau masakan, ya harus masakannya yang benar-benar enak dan sepesial, namun kalau tidak punya keistimewaan apa apa sebaiknya bisnis Palugada saja lebih siip.
Contoh Palugada di bisnis retail misalnya Supermarket, tadinya orang masih berfikir spesialisasi, kalau bisnis minimarket ya jual dan kebutuhan sehari hari. contoh lain adalah Dept Store, yang khusus menjual Pakaian. Mereka sukses? betul mereka sukses dan menguasai pasar beberapa tahun yang lalu. Terus contoh Palugadanya apa? Hypermarket ya Hypermarket adalah bisnis retail Palugada, coba kita lihat apa saja yang mereka jual, dari tusuk gigi sampai barang electronik yang paling mahal dia jual, akhirnya banyak Supermarket dan Dept Store pada tumbang kita pasti pernah dengar Goro, Makro, Alfa gudang rabat, Mega retail, Metro swalayan, Lotus, Roberta, Rimo, Super bazaar dan masih banyak lagi. Ya mereka kena imbas masuknya bisnis palugada seperti Carefour, Giant, Wall Mart, Hypermart, Lotte Mart. wah kalau itu sih bukan Palugada tapi one stop shoping, ya itu kan hanya istilah orang aja, gitu aja kok repot.
Terus bagaimana dengan bisnis retail skala kecil seperti minimarket? gak masalah sebenarnya bisnis inipun bisa di konsep Palugada, jadi hilangkan persepsi orang bisnis minimarket ya sama dengan  jualan sembako, ya kita bikin aja seperti hypermarket tapi skala kecil, dengan cara itemnya nya yang kita kurangi tapi category poduct nya tetap, misalkan selain sembako dan kebutuhan sehari-hari , kita tambahkan lagi sayuran, daging atau Frozen Food,  minuman dingin, minuman panas, pulsa, hp, electronic, toys, pakaian, accesories, tempat pembayaran dll layaknya seperti konsep Hypermarket.

Siap bikin Minimarket serba ada alias Palugada? Ok, salam Sukses Dunia Akhirat

Iswarin Retailman

http://www.iswarin.com/
This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *