Ijin Usaha Retail Modern

IJIN USAHA RETAIL MODERN

Perusahaan retail adalah perusahaan yang menjual barang dagangan eceran kepada konsumen akhir. Adapun perusahaan ritel terbagi kedalam perusahaan ritel tradisional dan ritel modern.
Berdasarkan Pasal 1 butir 5 Perpres 112/2007 jo Pasal 1 butir 5 Permendag 53/2008 yang dimaksud dengan ritel modern atau toko modern yaitu toko dengan sistem pelayanan mandiri, menjual berbagai jenis barang secara eceran yang berbentuk Minimarket, Supermarket, Department Store, Hypermarket, ataupun grosir berbentuk Perkulakan.
Sedangkan ritel tradisional dapat didefinisikan sebagai perusahaan yang menjual barang eceran selain berbentuk ritel modern. Bentuk dari perusahaan ritel tradisional adalah perusahaan kelontong yang menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari yang berada di wilayah perumahan, pedagang kaki lima, pedagang yang berjualan di pasar tradisional.
Izin yang diperlukan untuk mendirikan ritel modern/ toko modern atau ritel tradisional adalah sebagai berikut:
A. RITEL MODERN/ TOKO MODERN
1. Mendirikan badan hukum untuk yang akan menjalankan toko modern
Setiap toko modern dapat berbentuk suatu badan usaha badan hukum atau badan usaha bukan badan hukum.Adapun, karakteristik badan usaha berbadan hukum atau badan usaha tidak berbadan hukum dapat anda lihat pada jawaban kami sebelumnya yaitu: http://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt4f51947253585/jenis-jenis-badan-usaha-dan-karakteristiknya
2. Izin Usaha Toko Modern (“IUTM“)
Persyaratan IUTM berdasarkan Pasal 12 dan 13 Perpres 112/2007 jo Pasal 12 Permendag 53/2011, yaitu :
 Copy Surat Izin Prinsip dari Bupati/Walikota atau Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta;
 Hasil Analisa Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat serta rekomendasi dari instansi yang berwenang;
 Copy Surat Izin Lokasi dari Badan Pertanahan Nasional;
 Copy Surat Izin Undang-Undang Gangguan (HO);
 Copy Surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB);
 Copy Akta pendirian perusahaan dan pengesahannya;
 Rencana Kemitraan dengan Usaha Mikro dan Usaha kecil;
 Surat Pernyataan kesanggupan melaksanakan dan mematuhi ketentuan yang berlaku; dan
 Studi Kelayakan termasuk analisis mengenai dampak lingkungan, terutama sosial budaya dan dampaknya bagi pelaku perdagangan eceran setempat.
Surat Permohonan IUTM tersebut ditandatangani oleh pemilik atau pengelola perusahaan dan akan diajukan kepada penerbit izin. Selanjutnya apabila dokumen permohonan telah lengkap, Bupati/Walikota atau Gubernur Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta akan mengeluarkan IUTM. Kewenangan untuk menerbitkan IUTM tersebut dapat dilimpahkan kepada kepala Dinas/Unit yang bertanggung jawab di bidang perdagangan atau pejabat yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan pelayanan terpadu satu pintu.
Pembinaan dan Pengawasan terkait pendirian dan pengelolaan toko modern merupakan kewenangan dari Pemeritah dan Pemerintah Daerah setempat, sehingga untuk implementasi perizinan toko modern akan mengacu pada peraturan pelaksana yang diterapkan oleh pemerintah daerah setempat.
3. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
Berdasarkan Pasal 2 (1) Permendag 36/07, setiap perusahaan wajib untuk mendaftarkan daftar perusahaannya yang disahkan oleh pejabat yang berwenang dari kantor pendaftaran perusahaan. Perusahaan dapat berbentuk, antara lain :
o PT; Perseroan Terbatas
o Persekutuan Komanditer (CV);
o Firma;
o Perorangan;
o Bentuk lainnya; dan
o Perusahaan asing dengan status Kantor Pusat, Kantor Tunggal, Kantor Cabang, Kantor Pembantu, Anak Perusahaan, dan Perwakilan Perusahaan yang berkedudukan dan menjalankan usahanya di wilayah Republik Indonesia.
Sehingga, setiap penyelenggara toko modern, wajib untuk memperoleh TDP.

4. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atas toko Modern
Setiap orang yang akan mendirikan bangunan wajib mengikuti persyaratan administratif yaitu salah satunya memiliki Izin Mendirikan Bangunan gedung sebagaimana dimaksud Pasal 7 UU 28/2002 dan peraturan pelaksanaannya pada Pasal 14 PP 36/2005. Izin Mendirikan Bangunan gedung diberikan oleh pemerintah daerah. Setiap daerah memiliki peraturannya masing-masing. Sebagai contoh untuk provinsi Jakarta diatur oleh Peraturan Daerah Provinsi Khusus Ibukota Jakarta no. 7 tahun 2010.
5. Surat Keterangan Domisili Perusahaan
Diajukan permohonan Surat Keterangan Domisili Perusahaan kepada kelurahan setempat lokasi toko modern.
6. Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (bila pendirian dilakukan melalui perjanjian waralaba)
Apabila dalam membangun ritel modern/toko modern yang merupakan hasil dari perjanjian waralaba maka berdasarkan PP 42/2007 harus memiliki Surat Tanda Pendaftaran Waralaba.
7. Izin Gangguan
Berdasarkan Pasal 1 angka 3 Permendagri 27/2009, yang dimaksud dengan Izin Gangguan adalah pemberian izin tempat usaha/kegiatan kepada orang pribadi/badan di lokasi tertentu yang dapat menimbulkan bahaya, kerugian, dan gangguan, tidak termasuk tempat/kegiatan yang telah ditentukan oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.
B. TOKO RITEL TRADISIONAL
1. Mendirikan badan usaha yang akan menjalankan toko retail tradisional
Pada dasarnya tidak ada kewajiban bentuk badan usaha untuk menjalani toko retail tradisional. Bentuk badan usaha yang akan didirikan yaitu sesuai dengan visi misi toko retail yang akan didirikan, bahkan perusahaan perorangan pun dapat melakukan usaha retail tradisional.
2. Surat Izin Usaha Perdagangan (“SIUP”)
Setiap Perusahaan yang melakukan usaha perdangangan wajib untuk memilki SIUP. Berdasarkan Pasal 4 ayat (1) huruf c Permendag 46/2009, terdapat pengecualian kewajiban memiliki SIUP terhadap Perusahaan Perdagangan Mikro dengan kriteria:
o Usaha Perseorangan atau persekutuan;
o Kegiatan usaha diurus, dijalankan, atau dikelola oleh pemiliknya atau anggota keluarga terdekat; dan
o Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 50.000.000,- tidak termasuk tanah dan bangunan.
Namun, Perusahaan Perdagangan Mikro tetap dapat memperoleh SIUP apabila dikehendaki oleh Perusahaan tersebut.
Permohonan SIUP ini diajukan kepada Pejabat Penerbit SIUP dengan melampirkan surat permohonan yang ditandatangani oleh Pemilik/Pengurus Perusahaan di atas materai yang cukup serta dokumen-dokumen yang disyaratkan dalam Lampiran II Permendag 36/2007.
3. TDP
Apabila bentuk perusahaan yang akan dibentuk adalah perusahaan perorangan, maka berdasarkan Pasal 6 UU 3/1982 jo Pasal 4 Permendag 36/2007 terdapat pengecualian kewajiban untuk mendaftarkan daftar perusahaan bagi perusahaan perorangan yang merupakan perusahaan kecil, namun apabila perusahaan kecil tetap dapat memperoleh TDP untuk kepentingan tertentu, apabila perusahaan kecil tersebut menghendaki.Lebih lanjut yang dimaksud dengan perusahanan kecil adalah:
o Perusahaan yang dijalankan perusahaan yang diurus, dijalankan, atau dikelola oleh pribadi, pemiliknya sendiri, atau yang mempekerjakan hanya anggota keluarganya sendiri;
o Perusahaan yang tidak diwajibkan memiliki izin usaha atau surat keterangan yang dipersamakan dengan itu yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang; atau
o Perusahaan yang benar-benar hanya sekedar untuk memenuhi keperluan nafkah sehari-hari pemiliknya.
4. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atas toko retail tradisional
Setiap orang yang akan mendirikan bangunan wajib mengikuti persyaratan administratif yaitu salah satunya memiliki Izin Mendirikan Bangunan gedung sebagaimana dimaksud Pasal 7 UU 28/2002 dan peraturan pelaksanaannya pada Pasal 14 PP 36/2005. Izin Mendirikan Bangunan gedung diberikan oleh pemerintah daerah. Setiap daerah memiliki peraturannya masing-masing. Sebagai contoh untuk provinsi Jakarta diatur oleh Peraturan Daerah Provinsi Khusus Ibukota Jakarta no. 7 tahun 2010.
5. Surat Keterangan Domisili Perusahaan
Diajukan permohonan Surat Keterangan Domisili Perusahaan kepada kelurahan setempat lokasi toko retail tradisional.
6. Izin Gangguan
Berdasarkan Pasal 1 angka 3 Permendagri 27/2009, yang dimaksud dengan Izin Gangguan adalah pemberian izin tempat usaha/kegiatan kepada orang pribadi/badan di lokasi tertentu yang dapat menimbulkan bahaya, kerugian, dan gangguan, tidak termasuk tempat/kegiatan yang telah ditentukan oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah.
Demikian jawaban yang kami sampaikan, semoga dapat memberikan pencerahan.
Dasar Hukum :
1. Undang-Undang Gangguan (Hinderordonnantie) S. 1926-226;
2. Undang-Undang No. 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung (“UU 28/2002”);
3. Peraturan Pemerintah No. 36 Tahun 2005 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang No. 28 Tahun 2002 Tentang Waralaba (“UU 28/2002”);
4. Peraturan Pemerintah No. 42 Tahun 2007 tentang Waralaba (“PP 42/2007”);
5. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 112 tahun 2007 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern (“Perpres 112/2007“);
6. Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 53/M-DAG/PER/12/2008 tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern (“Permendag 53/2008“);
7. Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 36/M-Dag/Per/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan (“Permendag 36/2007“);
8. Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 46/M-Dag/Per/9/2009 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia No. 36/M-Dag/Per/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan(“Permendag 46/2009“); dan
9. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2009 tentang Pedoman Penetapan Izin Gangguan Daerah (“Permendagri 27/2009“).

Posted in Berita | Leave a comment

Mendirikan Minimarket

Mendirikan Minimarket atau bisnis Retail

Memutuskan untuk memulai bisnis ritel atau mendirikan Minimarket menjadi pilihan yang sangat tepat dalam kondisi saat sekarang. Dewasa ini banyak masyarakat yang mengadopsi gaya hidup yang modern dan mengutamakan kenyamanan dan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan harianya. Semakin dekatnya toko ritel dengan kawasan pemukiman penduduk serta dengan iming-iming harga murah, pilihan barang yang bervariasi, hal ini jelas memberikan solusi bagi masyarakat yang kian sibuk, suami istri bekerja, yang tidak ada waktu lagi untuk berbelanja di pasar tradisional yang jauh dari rumah, becek serta jam buka yang pendek. Sementara itu kebutuhan akan 9 bahan pokok, perawatan tubuh, perlengkapan rumah tangga, perlengkapan bayi sampai makanan ringan kian hari makin meningkat.

Dimasa mendatang jumlah konsumen dalam katagori usia 11 sampai 50 tahun adalah konsumen potensial, terus tumbuh dan bertambah, Dengan demikian keuntungan berlipat dan bisnis yang terus tumbuh bukan hanya impian semata namun sudah menjadi kenyataan. Selain faktor keuntungan fakta membuktikan bahwa bisnis retail tumbuh dengan pesat sepanjang jaman, itu terbukti pada saat semua sector bisnis terpuruk karena krisis ekonomi th 1998, bisnis ritail tidak berdapak bahkan semakin berkembang.

Disamping itu, bisnis ini merupakan mata pencaharian yang paling banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari, umur bisnis ritel atau berdagang juga paling panjang di banding sektor lain, Orang berdagang sudah ada sejak jaman dahulu sebelum modernisasi membuka peluang kesempatan kerja. Berdagang sudah menjadi mata pencaharian umum sebelum pabrik2 mulai dibuka dan merekrut ribuan tenaga kerja.

Sejak zaman nenek moyang kita, penjual beras, sayur dan buah2an sudah meramaikan pasar tradisional kita semua orang bisa dengan mudah menjalankan bisnis ini. Seiring dengan pekembangan jaman, saat ini bisnis retail sudah mulai dikelola dengan system yang modern dan canggih, dari yang menjanjikan harga murah hingga yang memberikan atmosfir yang berbeda di tokonya. Tak heran persaingan bisnis ritel semakin hari semain memanas. Toko kelontong memang masih bertebaran di sudut perkampungan tetapi konsep bisnis retail modern lebih menjanjikan.

Namun masih banyak orang yang belum paham betul untuk mengelola bisnis ritel mereka secara modern, Saya akan mambantu anda mengupas habis tentang tata cara bagaimana mengelola bisnis ritel secara modern, sehingga pembaca akan mudah mengaplikasikannya di dalam bisnis ritelnya.
Ada 5 (lima) elememen penting yang belum di pahami oleh orang yang akan membuka bisnis ritel atau minimarket, Mengapa 5 elemen ini penting?, karena jika Anda tidak betul-betul memahaminya, ini akan berdampak pada merosotnya bisnis ritel Anda yang berujung pada penutupan bisnis tersebut,
5 elemen tersebut adalah :
1. Location, Bagaimana Anda memilijh lokasi yang cocok untuk bisnis Anda.
2. Design Store, Bagaimana Anda men design store agar lebih hidup.
3. Marketing/Promotion, Bagaimana memilih product, menetapkan harga dan membuat promosi yang tidak ada habisnya.
4. SOP (Standard Operating Procedure), Bagaimana Anda membuat SOP sederhana akan tetapi efektif di jalankan.
5. IT (Information Technology), Bagaimana Anda memilih Software terbaik yang cocok untuk bisnis Anda.
Anda tidak perlu kwatir, karena saat ini sudah ada solusinya, di Seminar Cara Cerdas berbisnis Retail, atau disingkat CBR, yang akan di selenggarakan pada hari Sabtu, tgl 8 November 2014 jam 17.00 – 21.00 di Hotel Fave Cihampelas 119 BDG pendaftaran hubungi Iwan +6281329620177
Ingin bisnis retail anda berkembang? Ikuti seminar ini. Segera… Tempat terbatas….

Posted in Artikel | Leave a comment

BISNIS RETAIL

MENDIRIKAN BISNIS RETAIL
Pada saat anda memutuskan untuk mendirikan bisnis ritel ada 5 (lima) elememen penting yang harus di pahami, 5 elemen tersebut adalah :
1. Location, Bagaimana Anda memilijh lokasi yang cocok untuk bisnis Anda.
2. Store Design, Bagaimana Anda men design store agar lebih hidup.
3. Marketing/Promotion, Bagaimana memilih product, menetapkan harga dan membuat promosi yang tidak ada habisnya.
4. SOP (Standard Operating Procedure), Bagaimana Anda membuat SOP sederhana akan tetapi efektif di jalankan.
5. IT (Information Technology), Bagaimana Anda memilih Software terbaik yang cocok untuk bisnis Anda.

Dalam tulisan edisi sebelumnya saya sudah membahas mengenai bagaimana Anda memilih lokasi yang cocok untuk bisnis Anda, Store Design, Marketing/promotion Dan kali ini saya akan membahas mengenai elemen ke empat yaitu Standard Operating Procedure (SOP)
Saya akan coba sedikit mengupas mengenai SOP, 3 (tiga) huruf yg mempunyai peranan penting di dalam bisnis anda, tidak hanya pada bisnis ritel, tapi juga pada bidang bisnis lain seperti restaurant, Laundry, Tour & Travel dll.
Sering kali saya kalau pas lagi ketemu dengan temen-temen pengusaha mereka selalu mengeluh karena di pusingkan oleh masalah karyawan, mereka bilang “pusing ah karyawan baru kerja 2 bulan eh udah keluar baru kerja satu bulan keluar juga, pusiiiing ngajari karyawan baru terus”. Ini lain lagi ceritanya, kata salah satu temen saya yang lain “Aku itu dapat karyawan kok bodoh, udah di kasih tahu begini, eh besok yang di kerjakan …salah lagi salah mesti pakai bahasa apa ya….?”, dan masih banyak lagi cerita atau keluhan-keluhan lain, kalau saya tulis semua bisa satu buku sendiri. Saya yakin Anda sebagai pengusaha pasti pernah atau mengalami hal-hal seperti tersebut di atas.
Sebenarnya masalah nya sederhana banyak para pelaku usaha tidak punya SOP, Lebih dikarenakan menyepelekan masalah tersebut.
Apa sih SOP itu?
SOP singkatan dari Standard Operating Procedure ( Prosedur standar operasional).
Kalau kita menilik dari kata Standard berarti hal yang paling mendasar, atau boleh saya bilang SOP adalah Prosedur operasioanal yang paling mendasar.
Caba anda bayangkan misalkan seperti Restaurant Fast food yang saat ini sudah sangat terkenal dan banyak terdapat di setiap kota besar, andaikata mereka tidak mempunyai SOP ”cara menggoreng ayam” saja, sudah dapat di pastikan setiap makan ayam di Restaurant tersebut pasti rasanya akan beda. Atau contoh lain saat ini banyak mini market yang sudah Anda kenal namanya, mereka juga tersebar di seluruh kota di Indonesia, bagaimana mereka punya toko dengan jumlah ratusan tapi penataan barangnya bisa sama, padahal jumlah barang yang di tata lebih dari 1000 item barang. Jawabannya karena mereka punya SOP bagaimana cara memajang barang tersebut. Dan masih banyak lagi contoh-contoh lainnya
Apakah SOP itu penting?
Jawaban nya adalah iya, jika usaha anda ingin berkembang, dan dapat di operasikan oleh orang lain. Bukan oleh Anda sendiri sebagai pemilik. Atau bisnis anda ingin di franchise kan. Dengan kata lain apakah meskipun usaha anda masih kecil harus sudah punya SOP?, betul sekali anda harus sudah punya SOP, SOP harus dimulai sejak usaha anda masih kecil, kenapa? karena SOP akan terus dapat dikembangkan sesuai dengan perkembangan bisnisnya..
SOP apa saja yang harus ada di dalam sebuah bisnis Ritel?
Pertama adalah SOP mengenai Prosedur harian, kemudian pelayanan terhadap pelanggan, Meningkatkan Penjualan, penerimaaan barang, bagaimana menata barang dagangan, menerima karyawan, Izin tidak masuk bekerja, dll.
Contoh-contoh Standard Operating Procedure
1. Prosedur Pembukaan Shift
Di dalam kedua shift, Kasir dari setiap shift harus melakukan prosedur pembukaan, pelaksanaan, dan penutupan shift yang sama.
1. Kaisr harus sudah datang 15 menit sebelum pergantian shift dilakukan.
2. Kasir harus menggunakan seragam dan berpenampilan sesuai standar
3. Menunggu proses ambil alih shift bila shift sebelumnya belum selesai melakukan prosedur penutupan shift.
4. Memasukkan data kehadiran
5. Mengambil alih shift
• Mengambil alih proses transaksi dibelakang konter kasir tepat pada saat pergantian shift dengan baik.
• Ambil alih uang modal awal toko dan memastikannya sesuai dengan uang modal awal yang telah ditentukan kecuali bila ada pemotongan tagihan pengeluaran
• Memeriksa uang kecil, bila persediaan uang kecil mulai menipis segera beritahukan ke Supervisor.
• Ambil alih tanggung jawab seluruh kelengkapan toko seperti buku Hasil Penjualan dan kunci-kunci.
2. Prosedur Penutupan Shift
Proses penutupan shift dilakukan sebagai berikut:
1. 30 menit sebelum shift berakhir Kasir harus sudah mempersiapkan proses penutupan shift
2. Sisihkan uang di cash drawer sejumlah uang modal dalam pecahan kecil untuk diserahkan kepada shift berikutnya
3. Mengisi buku stok barang.
4. Menghitung uang hasil penjualan
5. Clossing dari mesin Kasir (POS), serahkan tanggung jawab mesin POS ke shift selanjutnya
6. Masukkan uang hasil penjualan ke safe deposit box/di serah terimakan kepada Supervisor.
7. Membuat laporan cash deposit
8. Serahkan tanggung jawab dokumen-dokumen, kunci-kunci dan perlengkapan toko lainnya ke shift berikutnya
9. Memasukkan data absensi sebelum meninggalkan toko
10. Tinggalkan toko bila semua prosedur telah lengkap dijalani
3. Menerima Pembayaran Cash
Berikut ini adalah panduan yang di gunakan apabila menerima pembayaran dalam bentuk uang cash:
1. Jangan menerima pembayaran dalam mata uang asing selain Rupiah.
2. Jangan menerima uang yang anda curigai palsu.
3. Jangan pernah membiarkan pelanggan memburu-buru atau membuat anda menjadi bingung pada saat melakukan pembayaran. Ini adalah praktik yang umum dilakukan untuk mengelabui. Apabila ada pelanggan yang mengatakan bahwa ia tidak mendapatkan kembalian yang benar dan anda tidak yakin dengan apa yang dikatakannya, catatlah nama pelangan dan nomor teleponnya, secara halus katakan bahwa setelah cash register di-balance, ia akan ditelepon apabila memang telah terjadi kesalahan. Apabila pelanggan keberatan apabila karyawan melakukan prosedur ini, supervisor harus menangani kasus ini secara personal.
4. Apabila customer menyerahkan uang, anda harus melakukan hal-hal berikut ini:
5. Sebutkan jumlah penjulan yang tertera pada mesin POS.
6. Sebutkan julah uang yang diterima dari pelanggan
7. Masukkan uang tersebut dilaci cash register. Letakkan uang itu ditempat yang mudah terlihat sampai anda berhasil melakukan pengembalian yang benar.
8. Hitung lagi uang kembalian kepada pelanggan dengan suara yang cukup keras
9. Serahkan Struck pembelian besrta uang kembalian kepada costomer.

4. Menerima Pembayaran Dengan Credit / Debit Card
Apabila fasilitas pembayaran Credit Card dan Debit Card tersedia di store anda, anda dapat menggunakan prosedur yang telah dibuat berikut ini. Pada umumnya credit card atau debit card dapat digunakan untuk membeli semua barang-barang yang ada dalam store anda.
Hindari penggunaan credit card utnuk pembelian yang jumlahnya kecil, sebab service charge yang harus dibayar akan kurang efisien dalam hal biayanya. Untuk lebih dalam mengenai kebijakan limit transaksi kartu kredit yang berlaku di store. Debit card diterbitkan oleh bank-bank kepada para pelanggannya yang dapat digunakan untuk berbelanja atau menarik uang langsung dari rekening tabungannya. Jumlah yang dibebankan pada kartu langsung pada saat itu juga akan dikurangkan dari rekening tabungannya.
5. Menerima Pembayaran Dengan Kupon/Voucher
Apabila transaksi telah selesai diinput dan kemudian pembeli mnyerahkan kupon atau voucher, lakukanlah langkah-langkah berikut ini:
1. Pastikan pembeli membeli barang-barang yang disebutkan di dalam kupon atau voucher belanja tersebut
2. Periksa tanggal berlakunya kupon / voucher
3. Periksa tanda tangan atau validasi kupon / voucher
4. Periksa nomor kupon
5. Masukkan pembayaran kupon / voucher
6. Store tidak diperbolehkan memberikan pengembalian berupa uang cash. Total pembelian harus sama atau lebih besar dari nilai yang tercantum dan kupon / voucher)
7. Cap bagian belakang kupon / voucher dengan stempel toko dan berikan tanda tangan dan nama terang penerima
8. Simpan kupon dalam cash drop
9. Petunjuk mengenai cara menukarkan kupon/voucher biasanya tertulis pada lembaran kopun/voucher tersebut.

Posted in Artikel | Leave a comment

MENDIRIKAN BISNIS RITEL

MENDIRIKAN BISNIS RITEL
IT (INFORMATION TECHNOLOGY)

Elemen ke 5 yang tidak kalah penting dalam mendirikan bisnis ritel adalah IT ( Informatioan Technology).
Diawal tahun 1980an EPOS (Electronic Point Of sales ) mulai di kenal di Inggris, dan di harapkan akan menjadi populer dengan cepat di Supermarket-supermarket, namun kenyataannya baru 5 tahun kemudian EPOS baru mulai banyak di pakai dan di kenal, Menurut ANA ( Article Numbering Association) pada tahun 1987 baru sekitar 1000 toko yang menggunakan sacnner, itu lebih di sebabkan karena tidak ada dana untuk pengadaan Scanner dan paket perangkat lunak yang di butuhkan. Lagi pula persentase barang yang telah di beri barcode oleh produsen bahan makanan baru mencapai 70 %. Itu adalah sedikit gambaran sejarah perkembangan mengenai tehnologi informasi ritel modern.
Pada saat ini peritel skala besar maupun kecil sebaiknya sudah harus menggunakan tehnologi informasi EPOS. Mengapa?
Electronic Point of Sale System (E-POS) merupakan salah satu peralatan yang paling penting dalam operasional toko anda. Sistem ini akan mencatat semua transaksi dan menyimpanan uang kas hasil penjualan sementara waktu. Sangatlah penting apabila peralatan ini dioperasikan dengan benar, agar laporan penjualan harian dapat dibuat dengan tepat. Setiap karyawan harus diberikan pelatihan yang cukup mengenai semua prosedur-prosedur dalam mesin EPOS. Karyawan juga harus dapat mengoperasikannya dengan cepat dan efisien, serta mampu melakukan berbagai transaksi yang terdapat dalam mesin POS.
Berbagai Fasilitas Pada Mesin E-Pos
Dengan E-POS System akan membantu memaksimalkan efisiensi pekerjaan Sales person dan Store Manager. System tersebut akan terintegrasi sehingga mampu menerbitkan laporan manajemen yang lengkap.
Keuntungan Menggunakan E-Pos
Berikut ini adalah berbagai keuntungan yang diperoleh jika menggunakan E-POS:
• Mengurangi jumlah kehilangan inventory
• Mengurangi kekurangan uang penjualan
• Mengurangi biaya karena penggunaan telepon
• Mempercepat pelayanan kepada pelanggan
• Mengurangi waktu yang diperlukan oleh store manager untuk mengumpulkan dan menginput data, sehingga store manager memiliki lebih banyak waktu di store dan bertemu dengan para pelanggan
• Memudahkan store manager dalam mengatur jadwal kerja karyawan
• Mengurangi jumlah peralatan yang terdapat di atas counter, sehingga tersedia lebih banyak space
• Memungkinkan melakukan tracking penjualan utnuk laporan marketing.
• Memberikan flexibilitas lebih bagi store manger untuk bekerja dengan para karywan store
• Memudahkan Sales Person pada waktu berhadapan dengan pembeli
• Mengurangi penggunaan kertas-kertas atau form-form
• Memungkinkan pelaksanaan training di store
Didalam system ritel modern biasa modul EPOS di bagi menjadi 2 bagian.
1. Point of Sale (POS) atau banyak orang menyebutnya mesin kasir.
2. Back Office System (BOS) atau biasa disebut sitem administrasi toko..
Meskipun modul tersebut di bagi menjadi 2 bagian namun pada kenyataannya kedua modul tersebut tidak dapat di pisahkan karena satu sama lain merupakan satu kesatuan, dipisahkan disebabakan hanya lebih bersifat untuk memudahkan pengoperasian dan pembagian tugas antara bagian kasir dan administrasi.
Sebelum saya jelaskan mengenai kedua modul tersebut, sebaiknya saya jelaskan dahulu kebutuhan perangkat keras untuk kedua modul tersebut.
Untuk mesin POS yang dibuttuhkan adalah ::
• PC dengan system requirements Windows Pro
• Monitor LCD 17 Inc
• Cash Drawer tem,pat menyimpan uang penjualan, yang bisa membuka otomatis saat transaksi.
• Barcode Scanner, ada beberapa tipe disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tokonya,
• Mini Printer, Untuk mencetak struck penjualan setiap terjadi transakasi .
• Customer Display (tidak disarankan) untuk memudahkan konsumen melihat transaksi yang sedang dilakukan kasir, Konsumen tidak perlu melihat pada layar monitor, cukup melihat di customer display.
Untuk mesin Back Office yang dibuttuhkan adalah ::
• PC dengan system requirements Windows Xp Pro
• Monitor LCD 14 Inc (disarankan karena menghemat space)
• Printer LX 300, Untuk mencetak Laporan admistrasi toko.
Spek diatas adalah yang sudah biasa saya gunakan pada sofware Retailman, namun apabila Anda membeli sofware sebaiknya tanyakan secara detail kepada penjualnya. Apa saja yang di perlukan untuk mengoperasikan software tersebut.
Kini saya akan menjelaskan modul apa saja yang seharusnya ada pada POS kasir maupun Back Office..
Modul POS kasir harus dapat melakukan:
1. Penjualan dengan scanner, jika produk tidak ada barcodenya penjualan bisa dilakukan dengan mengetik kode barang ataupun dengan memanggil nama barang tersebut.
2. Transaksi penjualan Tunai dan kredit, selain itu juga dapat menrima pembayaran dengan kartu debit maupun kartu kredit.
3. Retur penjualan, ini biasanya terjadi kesalahan pembelian dan konsumen ingin mengembalikan barang tersebut. Dengan alasan tertentu.
4. Copy Nota, konsumen ingin meminta ulang nota/struck pembelian, karena nota yng pernah di berikan oleh kasir hilang atau untuk keperluan lainya.
5. Potongan harga atau discount kepada konsumen sesuai program promosi yang sedang dijalankan..
6. Harga bejenjang, bisa harga satuan (pcs), harga kelipatan misalkan kelipatan 6, 12 dan seterusnya, dapat juga harga barang per Box atau per Karton.

Modul Back Office, menu-menu penting yang harus dapat :
1. Menyimpan data barang tidak terbatas.
2. Mengeluarkan pemesanan barang secara otomatis. (Purchase Order)
3. Mencetak label harga jual (price tag).
4. Mutasi barang antar toko, mengantisipasi untuk pengembangan toko berikutnya.
5. Melakukan Stock Opname berjalan.
6. Hak akse dengan login usernbame dan Password, level akses per menu.
7. Mengeluarkan laporan-laporan yang dibutuhkan seperti :
• Laporan analisa penjualan, omset penjualan, perhari, perminggu, perbulan dan pertahun.
• Laporan Hutang, Piutasng, pembayaran hutang dan terima piutang
• Laporan Jurnal, Rugi laba, Neraca dan perubahan modal.

Posted in Artikel | Leave a comment

Mendirikan BIsnis Retail

Mendirikan BIsnis Retail

Memutuskan untuk memulai bisnis ritel menjadi pilihan yang sangat tepat dalam kondisi saat sekarang. Dewasa ini banyak masyarakat yang mengadopsi gaya hidup yang modern dan mengutamakan kenyamanan dan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan harianya. Semakin dekatnya toko ritel dengan kawasan pemukiman penduduk serta dengan iming-iming harga murah, pilihan barang yang bervariasi, hal ini jelas memberikan solusi bagi masyarakat yang kian sibuk, suami istri bekerja, yang tidak ada waktu lagi untuk berbelanja di pasar tradisional yang jauh dari rumah, becek serta jam buka yang pendek. Sementara itu kebutuhan akan 9 bahan pokok, perawatan tubuh, perlengkapan rumah tangga, perlengkapan bayi sampai makanan ringan kian hari makin meningkat.

Dimasa mendatang jumlah konsumen dalam katagori usia 11 sampai 50 tahun adalah konsumen potensial, terus tumbuh dan bertambah, Dengan demikian keuntungan berlipat dan bisnis yang terus tumbuh bukan hanya impian semata namun sudah menjadi kenyataan. Selain faktor keuntungan fakta membuktikan bahwa bisnis retail tumbuh dengan pesat sepanjang jaman, itu terbukti pada saat semua sector bisnis terpuruk karena krisis ekonomi th 1998, bisnis ritail tidak berdapak bahkan semakin berkembang.

Disamping itu, bisnis ini merupakan mata pencaharian yang paling banyak ditemui dalam kehidupan sehari-hari, umur bisnis ritel atau berdagang juga paling panjang di banding sektor lain, Orang berdagang sudah ada sejak jaman dahulu sebelum modernisasi membuka peluang kesempatan kerja. Berdagang sudah menjadi mata pencaharian umum sebelum pabrik2 mulai dibuka dan merekrut ribuan tenaga kerja.

Sejak zaman nenek moyang kita, penjual beras, sayur dan buah2an sudah meramaikan pasar tradisional kita semua orang bisa dengan mudah menjalankan bisnis ini. Seiring dengan pekembangan jaman, saat ini bisnis retail sudah mulai dikelola dengan system yang modern dan canggih, dari yang menjanjikan harga murah hingga yang memberikan atmosfir yang berbeda di tokonya. Tak heran persaingan bisnis ritel semakin hari semain memanas. Toko kelontong memang masih bertebaran di sudut perkampungan tetapi konsep bisnis retail modern lebih menjanjikan.

Posted in Berita | Leave a comment

Konsultan Retail

Konsultan Retail call 0813 2764 9999

Wujudkan Impian Anda Untuk Menjadi Pengusaha Dibidang Retail dan Grosir
atau
Usaha Retail dan Grosir anda tidak berkembang?

Kami siap membantu dimana pun lokasi usaha anda.

* Kami mewujudkan impian anda untuk menjadi pengusaha grosir dan retail profesional. Anda yang memiliki keinginan untuk mengembangkan usaha di bidang retail tetapi belum menguasai atau tidak ingin terjun langsung di dalam operational Minimarket / Swalayan / Supermarket, jasa kamilah yang anda butuhkan. Kami menyediakan jasa konsultan untuk mewujudkan impian anda menjadi pengusaha grosir dan retail dari nol hingga meraih kesuksesan bisnis grosir dan retail yang saat ini sedang booming.

* Kami juga siap membantu untuk mengembangkan usaha yang sudah berjalan tapi tidak bisa menghasilkan perkembangan yang signifikan .Kesalahan dalam mengelola usaha dapat mengakibatkan usaha anda tidak berkembang bahkan menjadikan usaha anda bangkrut. Kesalahan tersebut dapat berupa persediaan barang dagangan yang tidak sesuai dengan kemauan pasar, stock barang yang tidak sesuai dengan jumlah fisik barang karena penggunaan sistem informasi yang tidak berkualitas, dan lain-lain.

Kamilah jawabannya dalam berbagai jenis usaha yang anda kehendaki di bidang Ritel dan Grosir,
Layanan kami meliputi:

1. Set up awal, membuat Lay out desain toko.
2. Membantu menghitung biaya investasi.
3. Training Karyawan : Customer Service (Standart grooming, Complaint, Sugestive selling, Display Barang, Penerimaan barang, retur barang, Administrasi toko, Cara Pengoperasian Kasir, Pembuatan Kode Barang dan Barcode).
4. Menyiapkan Standart Operating Procedure (SOP).
5. Menyiapkan Software Retail dan System Management Retail Modern.
6. Membuat Rencana promosi, dan material yg di gunakan.
7. Membantu pengadaan dan menata peralatan toko.
8. Membuat List barang yang akan di jual dan membantu setting display barang.
9. Membantu merancang Grand Opening.
10. Pemilihan lokasi yang terbaik untuk bisnis anda dengan memberikan metode survey yang biasa di gunakan oleh peritel skala International.
11. Desain toko yang modern agar lebih hidup, dan memberi kesan berbeda dengan competitor. serta pembuatan layout yang efektif untuk memudahkan konsumen mencari product yang diinginkan pada saat berada di dalam toko.
12. Pengadaan alat toko berdasarkan skala prioritas, dan ikut menyusun serta menata alat toko tersebut.
13. Program Promosi sampai Launching usaha, dengan membuat Grand Opening yang menarik.
14. System Retail Modern termasuk didalamnya System Management Retail.
15. Standard Operating Procedure sederhana, akan tetapi efektif di jalankan.
16. Software, Sistem Informasi Kasir dan Akuntansi yang terintegrasi.
17. Rekomendasi daftar pemasok yang qualified, unutk repeat buyer secara tunai, kredit maupun konsinyasi
18. Pemilihan barang dagangan (convenience goods) dengan pengelompokan atas fast moving dan slow moving secara proposional.
19. Penyusunan serta Penataan barang sesuai category (Display Merchandising).
20. Rekruitmen, pendidikan dan pelatihan kepada Sales Person, dan kepala toko,Susunan struktur organisasi toko, termasuk membuat job description-nya.
21. Mengoperasikan toko pada tahap awal
22. Konsultasi managemen toko selama perjanjian

Posted in Berita | Leave a comment

Konsultan Minimarket

Konsultan Minimarket dan Retail Modern lainya

Motto kami :

Kami bukanlah datang untuk bersaing, melainkan untuk memberi SOLUSI

Untuk Training dan Konsultasi Info Call : 0813 2764 9999

Posted in Berita | Leave a comment

RAJAWALI MART: 15 GERAI dibuka DI BALI Januari 2013


Alhamdullilah PT. Momentum Retail Management di Tunjuk sebagai Konsultan Rajawali Mart.

RAJAWALI MART: 15 GERAI dibuka DI BALI Januari 2013

Zulfi Suhendra – detikfinance
Sabtu, 08/12/2012

Jakarta – Salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), yang terkenal dengan bisnis gulanya, tahun depan akan mulai membuka gerai retail yang disebut Rajawali Mart.

Investasi yang diperlukan untuk 1 gerai retail diperkirakan mencapai Rp 350-500 juta. Sehingga, total dana yang akan digelontorkan maksimal bisa mencapai Rp 7,5 miliar.

Direktur Utama RNI, Ismed Hasan Putro mengatakan, pada tanggal 15 Januari 2013 nanti, perusahaan akan mulai membuka 15 gerai Rajawali Mart di Provinsi Bali.

“Nanti tanggal 15 Januari kita akan launching outlet Rajawali Mart di 15 titik di Bali,” ungkap Ismed saat ditemui di Pabrik Gula Jati Tujuh, Majalengka, Sabtu (8/12/12).

Ismed menambahkan, tak hanya berhenti di Provinsi Bali saja, dalam 6 bulan ke depan, perusahaan menargetkan akan membuka 150 outlet tersebar di beberapa daerah di Indonesia.

“Dalam waktu 6 bulan kita akan membuat 150 titik di Jakarta, Serang, Lombok, Jogja, Solo, Semarang, Cirebon, Banten, lanjutnya.

Ia juga mengatakan, nantinya beberapa outlet ini terbuka untuk waralaba. Siapapun yang ingin berbisnis melalui Rajawali Mart ini akan difasilitasi perusahaan.

“Nantinya juga akan di-franchise-kan,” cetusnya.

Seperti diketahui, BUMN gula ini memiliki banyak sektor bisnis, setelah sukses dengan bisnis gulanya, perusahaan merambah bisnis ritel. Produk yang dijual diutamakan produk yang dihasilkan perusahaan RNI Grup, di antaranya gula, minyak, alat kesehatan, dan lain-lain.

(zul/ang)

Posted in Berita | Leave a comment

Cara Cerdas Berbisnis Retail

Cara Cerdas Berbisnis Retail (CBR)

Jika disebut tahun 1998 apa yang muncul di benak anda? Benar, krisis ekonomi. Krisis yang tidak hanya meluluhlantakkan bisnis tapi juga Negara yang di terjangnya. Krisis ekonomi yang tidak hanya melanda Negara-negara berkembang tetapi juga Negara maju. karena Banyak yang bankrut usahanya karena tidak bisa bertahan di saat krisis, banyak yang di PHK perusahaan banyak yang tutup. Benar-benar kondisi yang tidak di inginkan oleh kebanyakan masyarakat khususnya Negara Indonesia yang termasuk Negara berkembang.

Perusahaan gulung tikar, memindahkan usaha nya ke Negara lain atau menutup sebagian pabriknya di Negara berkembang. Tidak semua bisnis memang yang terkena terjangan Krisis ekonomi yang membuat usaha nya tutup. Dari sedikit bisnis yang tahan akan krisis, Bisnis Retail adalah salah satu bisnis yang justru bukan hanya tahan akan krisis tapi juga terus bertumbuh.

Timbul pertanyaan besar di benak kita, kenapa Bisnis Retail saat krisis ekonomi melanda dapat tumbuh berkembang di saat bisnis lain berguguran satu persatu. Hal ini di sebabkan oleh barang kebutuhan sehari-hari tidak memandang krisis, seperti makanan, minuman, keperluan perawatan tubuh contohnya sabun mandi, odol, shampoo, dll. Barang kebutuhan sehari-hari tersebut mutlak di perlukan meskipun krisis melanda negeri ini.

Bisnis ritel di Indonesia beberapa tahun terakhir telah menjadi fenomena di Asia, khususnya di antara Negara berkembang. Indonesia bahkan menempati peringkat tiga pasar ritel terbaik di Asia. Berdasarkan catatan konsultan manajemen dunia, AT Kearney, yang mengeluarkan laporan pertumbuhan industry ritel terbaik di sejumlah Negara di dunia, Indonesia masuk ke dalam Negara dengan ritel yang baik.

Melihat kondisi ini, ACTION EVENT ORGANIZER yang fokus pada seminar-seminar berkualitas mengundang Konsultan Retail yang telah berpengalam lebih dari 20 tahun di bisnis retail dan pembicara nasional yaitu Bapak Iswarin Retailman yang juga menjabat sebagai Direktur PT. Seven Store Mandiri dan PT. Momentum Retail Management, Pendiri Store One Convenience Store, Pengurus EA (Entrepreneur Association) Batam dan Mentor Entrepreneur di beberapa Perusahaan.
Mr. Iswarin Retailman dalam seminar ini akan membongkar semua trik sukses dan jitu bagaimana mengembangkan bisnis retail sehingga mampu menembus pasar
International, juga bagaimana menciptakan pengusaha-pengusaha Retail Independent dan Modern serta membantu Investor yang ingin membuka bisnis Retail. Untuk pengadaan Workshop ini bisa menghungi : 0857 9047 9999 atau 0813 27715 9999
Ingin bisnis retail anda berkembang? Ikuti seminar ini. Segera…

Posted in Berita | Leave a comment

Cara Cerdas Berbisnis Retail (CBR)

Pernahkan terpikirkan oleh kita bahwa, di perlukan biaya yg tidak sedikit untuk membuat sebuah usaha Retail.?

1. Berapa biaya Survey untuk memilih Lokasi tebaik untuk bisnis Anda?
2. Berapa Biaya untuk Mendesain toko agar lebih hidup?
3. Berapa biaya untuk Membuat Lay out dan penataan barang yg efektif?
4. Berapa Biaya kerugian akibat pencurian dll.?
5. Berapa biaya untuk Lounching usaha, dg menggunakan Event Organizer?
6. Berapa biaya untuk bisa Merancang agenda promosi yg tidak ada habisnya?
7. Berapa biaya untuk Merancang system Retail Modern?
8. Berapa Biaya untuk Membuat SOP sederhana, tapi mudah di aplikasikan?
9. Berapa biaya karena kita salah dalam Penggunaan Software?.
Biaya untuk itu semua jika kita menggunakan Jasa seorang Konsultan lebih dari 30 juta.
Tapi temen2 gak usah kawatir, karena itu semua bisa di hemat hanya dengan mengikuti Seminar dan Workshop Retail Management CBR (Cara cerdas Berbisnis Retail)

info lengkapkan dalam waktu dekat akan diadakan di…
BANDUNG !!!
tepatnya , di Hotel Grand Serella, 23 November 2012
hanya Rp 99.000 untuk 100 orang pendaftar pertama!
sms NAMA#CBR#BDG ke 0859 7783 4199

Posted in Berita | Leave a comment