Pe Retail Hidup Berdampingan

Peaceful Coexistence SERBUAN RAKSASA RITEL MODERN SEMAKIN MENCENGKERAM POLA BELANJA MASYARAKAT. PERITEL TRADISIONAL PUN BERGUGURAN, PERLU PIJAKAN HUKUM YANG ADIL DAN TEGAS AGAR KEDUA PELAKU BISNIS INI BISA HIDUP BERDAMPINAGN SECARA DAMAI” SWA edisi No. 06/XXV/19 Maret 2009

Wah kalau baca berita diatas buat pelaku ritel tradisional pasti gemetaran. terus kalau nunggu aturan dari pemerintah kapan, sedangkan mereka saat ini sibuk urusan percalegkan. .. bener gak temen2?. Sebenarnya bisnis ritel yang dikelola sendiri lebih tahan banting ketimbang bisnis ritel yang sudah merupakan rantai store, kalau kita amati setelah masuknya peritel Raksasa seperti carefour, yang pada tumbang adalah justru supermarket, Artinya dengan masuknya peritel Raksasa itu adalah ancaman buat Supermarket, bukan buat Mini market atau toko yang dikelola sendiri. ini ada sedikit cerita, Pada Tahun 2007 saya Hijrah ke Batam, waktu itu karena tugas negara, maksud saya di tugasin kantor gitu, Nah di Batam memang banyak bisnis retail terutama mini market, seiring masuknya Hypermart ke Batam yakni di Mega Mall dan Nagoya Hill, dari situlah justru menurut pengamatan saya, bisnis mini market makin marak, contoh yang paling gampang adalah yang deket tempat tinggal saya, kebetulan saya tinggal di Duta Mas, nah dideket komplek dimana saya tinggal itu ada komplek namanya, Golden lane mudah2an gak salah tulis, dan center park, waktu th 2007 itu mini market cuma ada 2, satu di Golden lane dan satu nya lagi di centre park, kemudian di tahun 2008  bertambah menjadi 6 mini market, padahal jumlah Rukonya kalau gak salah cuma 50 unit, bayangkan hanya dalam waktu 1 tahun sudah nambah 5 toko. terus tidak jauh dari komplek saya ada perumahan namanya Mega Legenda, Legenda Malaka dan Legenda Bali, ini sebenarnya beda komplek tapi satu arah jalan dan berdampingan, Waktu tahun 2007 jumlah mini market ada 4, dan itu hanya ada di Legenda Malaka saja, dan sampai akhir th 2008 jumlah nya mencapai lebih 10 mini market dan tidak hanya ada di legenda malaka saja tapi, sudah merambah di legenda Bali, Hang lekir dan Mega Legenda, LUAR BIASA (kayak kalo ikuta seminar MLM, selalu ada kata Luar Biasa), bahkan di kota yang pernah saya singgahi saja seperti Bandung, Kuta Bali, Yogyakarta, tidak secepat itu pertumbuhan mini marketnya. Kalau toh di jawa pertumbuhan mini market besar itu hanya di dominasi oleh pemain besar yang sudah men Franchise kan tokonya,

seperti Alfa Mart, Indomart, Yomart dan Circle K. Jadi kesimpulannya adalah bisnis Ritel saat ini sedang berkembang pesat terutama mini market. Nah problemnya para pemilik mini market ini cara mengelola tokonya masih konvensional, mereka belum mengadopsi system retail modern yang sudah di kembangkan oleh para pemain ritel besar. Kalau kita kembali kepada Head line berita majalah SWA di atas sebenarnya tidak ada yang perlu di takutkan,  yang ada para pemilik mini market harus segera Men SYSTEM kan bisnis mini marketnya dengan SYSTEM RETAIL MODERN, sehingga bisnis mini marketnya bisa berkembang, alias tidak hanya punya satu yang di jaga oleh, keponakan, adik, sepupu, istri, suami, tapi menjadi beberapa mini market yang di jaga oleh karyawan yang statusnya nya tidak ada hubungan keluarga sama sekali.

Salam Sukses,

RETAILMAN

“JANGAN BIARKAN BISNIS RETAIL ANDA JALAN DI TEMPAT”. “BISNIS RETAIL ANDA MASIH KONVENSIONAL? , INGIN PUNYA SYSTEM RETAIL MODERN?” “ANDA KESULITAN MENDIRIKAN MINI MARKET, SUPERMARKET, ATAU BISNIS RETAIL LAINYA?” Kami solusinya please call 081327649999, RETAILMAN MENGEMBANGBIAKAN BISNIS RETAIL ANDA

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *